Usaha biro perjalanan dan tiket merupakan usaha jasa yang melayani masyarakat dalam rangka menghibur untuk melakukan perjalanan ke berbagai tempat yang mempunyai sejarah dan bagus dipandang. Usaha ini melayani masyarakat untuk mendapatkan tiket pesawat, pengurusan visa ke luar negeri, dan penyewaan bus untuk perjalanan ke tempat pariwisata.
Mereka yang merasa sangat banyak bekerja sering mengambil cuti kerja untuk melakukan perjalanan dalam rangka mendapat inspirasi baru supaya mendapat angin segar dalam bekerja. Jenis produk yang dilayani antara lain penjualan tiket, melayani tamu yang berwisata ke berbagai tempat dengan order dari luar negeri atau dirancang sendiri, membuat perjalanan pariwisata di daerah Indonesia dan luar negeri, dan juga pengurusan visa ke kedutaan asing di Indonesia.
Dalam menjalankan usaha biro perjalanan dan tiket lini investor harus mempunyai satu ruangan untuk tempat usaha. Tempat usaha ini bisa dalam bentuk rumah, ruko, maupun tempat perkantoran, tetapi biasa-nya banyak pihak pengusaha menggunakan ruko atau rumah yang daerahnya strategis. Bila usaha sudah besar, maka kantor pusatnya ditempatkan pada gedung perkantoran, dan bisnisnya masih tetap banyak di kompleks pertokoan.
Bila usaha ini dimulai dengan rumah kecil di pinggir jalan yang strategis, maka sewa yang harus dibayar Rp 5 juta hingga Rp 20 juta per tahun. Tetapi, usaha yang sudah besar mulai menggunakan ruko dengan biaya sewa Rp 20 juta sampai Rp 75 juta per tahun.
Untuk usaha kecil yang hanya menjual tiket, banyak sekali hanya menggunakan tempat usaha sederhana dengan biaya terkecil tersebut. Tetapi, bila sudah usaha besar dengan mempunyai pelanggan dan luar negeri, maka tempatnya sudah di ruko besar dan gedung perkantoran. Biaya listrik dan air setiap bulan sesuai pemakaian, dan biasanya pengeluarannya Rp 500.000 sampai Rp 15 juta, tergantung skala usaha. Dalam melakukan usaha ini penggunaan faksimili sangat banyak, tetapi dengan adanya internet pengeluaran ini dapat ditekan, dan diharapkan pengusaha selalu Continue reading